Suamiku...
Betapa kita ingin bersama merajut singgasana yang penuh dengan keindahan dan kita memulai semua dengan cinta kasih meski seluruh dunia menentang kekuatan yang kita bina, ya tapi kau menunjukkan arti besar kehadiranku didepan para penentang.
Suamiku...
Ketika kau benar-benar membuktikan dan kau mengijabku dengan qobul keluargaku. Aku bukan hanya bahagia tapi aku merasa kau hanya satu sampai takdir memisahkan.
Suamiku...
Susah bahagia kita rajut bersama menjadi satu kekokohan keluarga. Kau terindah sepanjang aku mengkokohkan jiwaku untukmu. Entah apa yang harus ku balas untukmu suamiku. Kau tak pernah mengkhianati kepercayaan yang telahku beri. Kau menjaganya hingga kini.
Suamiku...
Berpuluh tahun kita bersama. Membesarkan anak-anak. Tapi satu kejadian membuatku harus memikulnya sendiri.
Suamiku...
Kini kau lemah, aku tak kuasa. Kecelakaan itu membuatmu harus tetap terdiam. Aku rapuh tapi senyummu memberikanku semangat tersendiri. Kau seperti berkata bahwa aku mampu melalui semuanya. Matamu memancarkan bahwa masih ada kau dan kau masih mampu melindungi keluarga kita.
Suamiku...
Aku mengabdi padamu. Walau malam ku jadikan siang, demimu aku berkorban. Tak ada lelah bilaku melihat senyummu.
Suamiku...
Kini 11tahun sudah kau terbaring. Memberikan kisah mendalam untukku. Aku akan tetap setia menjagamu, mendampingimu dan takkan meninggalkanmu.
Suamiku...
Terimakasih telah mengizinkanku mengabdi padamu dan mendampingimu. Bertahanlah, kita masih mempunyai cita-cita bersama. Bertahanlah sayang. Aku menyayangimu bagaimanapun keadaanmu, aku yakin kau merasakannya walau mungkin kau tak menjawab. Hidupku adalah pengabdian untuk suamiku atas izin Allah.
Nanda's Blog
ketika aku mencintaimu dengan diamku
Sunday, June 19, 2011
Friday, June 17, 2011
Takkan Ada
Tak ingin menatap terlalu jauh.
Kau tanpa cahaya.
Gelap dan kusam.
Seperti itu sepenglihatanku.
Membuatku muak dan berbalik menjauh.
Tak ada simpati.
Tak ada penyesalan.
Semakin kuat bahwa jalanku tak salah.
Kau berlalu, matamu tajam ketika mereka ada.
Tapi seketika kau lembut tanpa ada yang melihat.
Didepan mereka, kau seolah membenciku.
Aku terima ikhlas.
Tapi semakin lama aku muak.
Kau tak mencoba menjadi dirimu.
Matamu yang kau tunjukkan seakan ingin mereka ikut menerkam.
Tak pernah sadarkah?
Kau yang membuatku mengalami trauma.
Walau tampak disekitar aku yang cendrung disalahkan.
Tapi tak pernah sadarkah?
Aku semakin muak melihat tingkahmu.
Tak inginku mengenal jauh tentangmu.
Takkan ada lagi sapa.
Takkan ada lagi senyum.
Bukanku ingin menyakiti silaturahmi tp ini jalan terbaik karena sandiwaramu yang bisa memainkan mimik.
Didepanku membaik. Dibelakangku menyakitkan sungguh jauh.
Aku terima tatapan bencimu dan semoga kau menerima kemuakanku melihatmu.
Kau tanpa cahaya.
Gelap dan kusam.
Seperti itu sepenglihatanku.
Membuatku muak dan berbalik menjauh.
Tak ada simpati.
Tak ada penyesalan.
Semakin kuat bahwa jalanku tak salah.
Kau berlalu, matamu tajam ketika mereka ada.
Tapi seketika kau lembut tanpa ada yang melihat.
Didepan mereka, kau seolah membenciku.
Aku terima ikhlas.
Tapi semakin lama aku muak.
Kau tak mencoba menjadi dirimu.
Matamu yang kau tunjukkan seakan ingin mereka ikut menerkam.
Tak pernah sadarkah?
Kau yang membuatku mengalami trauma.
Walau tampak disekitar aku yang cendrung disalahkan.
Tapi tak pernah sadarkah?
Aku semakin muak melihat tingkahmu.
Tak inginku mengenal jauh tentangmu.
Takkan ada lagi sapa.
Takkan ada lagi senyum.
Bukanku ingin menyakiti silaturahmi tp ini jalan terbaik karena sandiwaramu yang bisa memainkan mimik.
Didepanku membaik. Dibelakangku menyakitkan sungguh jauh.
Aku terima tatapan bencimu dan semoga kau menerima kemuakanku melihatmu.
14 September 2009
tuhan ..
secerca harapan itu sudah sinar
aku bahagia karenanya.
dia mengabulkan harapan yang hampir pupus.
tuhan.
terima kasih telah mengirim dia untuk ku.
jaga perasaan itu untuknya.
aku menaruh segudang harapan kepadanya.
tuhan.
tolong aku untuk bisa bahagiakan dia.
walau hanya sekian waktu yg ku miliki.
aku ingin melihat dia tersenyum bangga dhadapku.
tuhan,
terima kasih telah memberikan inspirasi melalui dia.
terima kasih telah menyayangi kami.
terima kasih telah mempertemukan kami dengan skenario yg menarik.
tuhan
terucap syukur karena kasih mu.
alhamdulillah aku ada dlm lindung mu.
aku menyayanginya karena mencari ridho-Mu.
semoga skenario ini tidak salah.
secerca harapan itu sudah sinar
aku bahagia karenanya.
dia mengabulkan harapan yang hampir pupus.
tuhan.
terima kasih telah mengirim dia untuk ku.
jaga perasaan itu untuknya.
aku menaruh segudang harapan kepadanya.
tuhan.
tolong aku untuk bisa bahagiakan dia.
walau hanya sekian waktu yg ku miliki.
aku ingin melihat dia tersenyum bangga dhadapku.
tuhan,
terima kasih telah memberikan inspirasi melalui dia.
terima kasih telah menyayangi kami.
terima kasih telah mempertemukan kami dengan skenario yg menarik.
tuhan
terucap syukur karena kasih mu.
alhamdulillah aku ada dlm lindung mu.
aku menyayanginya karena mencari ridho-Mu.
semoga skenario ini tidak salah.
Wednesday, June 8, 2011
seimbangkah?
Aku hanya tahu ini fatamorgana. Ku kecup tak berasa. Ku gapai takkan mampu kuraih. Ku tersenyum hanya merasa seperti gila.
Itu fatamorgana.
Aku sungguh tak mampu menghapus karena ia tak terlihat hanya dapatku hembus. Aku sudah serendah mungkin. Membuktikan arti besar kehadirannya tapi dia pergi. Menggoreskan darah yang ku rawat sejak lahir.
Itu fatamorgana.
Sulitku percaya bahwaku dalam merasa. Akankah kau tahu dentuman suaramu begitu menusuk. Aku menanti tanpa kau sadar. Aku berduka tanpa ku tampak. Aku bersandar tanpa ada sandaran. Titisan mataku keluar tapi kau tak mendengar. Saat itulah, aku menurunkan kadar gengsiku. Aku sanggup mengatakan aku yg salah. Aku sanggup mengatakan biarlah semua. Aku sanggup berdiri kita ku tahu yang mencintai sang putri.
Itu fatamorgana.
Aku mengerti sejauh apapun ku tuang, tak akan pernah tumpah karena wadah jiwaku siap merengkuhnya. Semua kurasa mati, bukan redup tapi sudah mati. Alangkah tak percayanya batinku ketika ku tau semua hanya omongkosong. Adilkah? Ketika aku menyukai sang raja seketika itu kau memakiku dengan kata yg kurasa tak pantas. Tapi ketika kau menyukai sang putri, aku hanya mengatakan 'tinggalkan aku, bahagiakan dia. Aku pun turut berbahagia." adilkan? Ayo jawab. Tak pernah ada sebersit untukku memakimu bahkan membencimu. Aku hanya pergi berlari bukan untuk melupakanmu tapi melupakan kita. Ku harap kau bahagia.
Semoga kau bukan hanya fatamorgana untuk ratumu kelak.
Terimakasih fatamorgana
Itu fatamorgana.
Aku sungguh tak mampu menghapus karena ia tak terlihat hanya dapatku hembus. Aku sudah serendah mungkin. Membuktikan arti besar kehadirannya tapi dia pergi. Menggoreskan darah yang ku rawat sejak lahir.
Itu fatamorgana.
Sulitku percaya bahwaku dalam merasa. Akankah kau tahu dentuman suaramu begitu menusuk. Aku menanti tanpa kau sadar. Aku berduka tanpa ku tampak. Aku bersandar tanpa ada sandaran. Titisan mataku keluar tapi kau tak mendengar. Saat itulah, aku menurunkan kadar gengsiku. Aku sanggup mengatakan aku yg salah. Aku sanggup mengatakan biarlah semua. Aku sanggup berdiri kita ku tahu yang mencintai sang putri.
Itu fatamorgana.
Aku mengerti sejauh apapun ku tuang, tak akan pernah tumpah karena wadah jiwaku siap merengkuhnya. Semua kurasa mati, bukan redup tapi sudah mati. Alangkah tak percayanya batinku ketika ku tau semua hanya omongkosong. Adilkah? Ketika aku menyukai sang raja seketika itu kau memakiku dengan kata yg kurasa tak pantas. Tapi ketika kau menyukai sang putri, aku hanya mengatakan 'tinggalkan aku, bahagiakan dia. Aku pun turut berbahagia." adilkan? Ayo jawab. Tak pernah ada sebersit untukku memakimu bahkan membencimu. Aku hanya pergi berlari bukan untuk melupakanmu tapi melupakan kita. Ku harap kau bahagia.
Semoga kau bukan hanya fatamorgana untuk ratumu kelak.
Terimakasih fatamorgana
redlove
Menit yang ku cinta
berikan kepunyaanmu karena ada kisah.
Menit yang ku cinta
putarlah punyamu hinggaku bisa merakit ulang punyaku.
Menit yang ku cinta
adakah sejuta harapan yang ku genggam.
Menit yang ku cinta
usahaku karenanya takkan ku keluhkan.
Menit yang ku cinta
merah dirinya membuatku merindukan menit indahmu.
Menit yang ku cinta.
Biarlah ku menatapnya hingga bermenit-menit.
Menit yang ku cinta.
Ada satu nama di menitmu.
Ada satu warna di menitmu.
Ada satu wajah di menitmu.
Ada satu senyum di menitmu.
Ada satu harapan di menitmu.
Ada satu mimpi di menitmu.
Ada satu bukan lebih.
Aku mencintai menitmu tapi ku tak tau menit yang seperti apa, yang mampu membuat warna merah semakin merah.
berikan kepunyaanmu karena ada kisah.
Menit yang ku cinta
putarlah punyamu hinggaku bisa merakit ulang punyaku.
Menit yang ku cinta
adakah sejuta harapan yang ku genggam.
Menit yang ku cinta
usahaku karenanya takkan ku keluhkan.
Menit yang ku cinta
merah dirinya membuatku merindukan menit indahmu.
Menit yang ku cinta.
Biarlah ku menatapnya hingga bermenit-menit.
Menit yang ku cinta.
Ada satu nama di menitmu.
Ada satu warna di menitmu.
Ada satu wajah di menitmu.
Ada satu senyum di menitmu.
Ada satu harapan di menitmu.
Ada satu mimpi di menitmu.
Ada satu bukan lebih.
Aku mencintai menitmu tapi ku tak tau menit yang seperti apa, yang mampu membuat warna merah semakin merah.
IPA 3 Tercinta
Ada goresan pena yang ingin dituangkan tentang kisah yang kami rajut di atas pusaran ilmu. Kami tergabung dalam komunitas XII.IPA 3, bertempat di lantai 2 gedung B. Kelas yang di apit antara XII.IPA 2 dan XII.IPA 4. Kami mencari ilmu ditemani begitu banyak kisah. Canda, tawa, duka, cinta bahkan persahabatan. Kami mengenal mereka melalui seuntas senyum manis persahabatan, melalui tali penghubung kekerabatan, melalui cinta dan kasih persaudaraan. Awal kami menginjakkan kaki di lantai, ada bahagia terpancar.
Disini kami akan bercerita sedikit tentang mereka: teramat syukur karena kami di kirimkan wanita yang begitu keibuan dan baik hati, beliau tanpa bosan membimbing kami dengan ketulusannya, terima kasih ibu YULISNAENI. kami memiliki pemimpin kelas yaitu IBRAHIM. Sosok pria bijaksana, bertanggung jawab walau terkadang kebawelannya melebihi para perempuan tapi kami menyukai caranya. Tak disangka ia mendapatkan benih cinta dan menjatuhkan hatinya kepada gadis lincah dan tak kalah bawelnya, IIK. Dia gadis yang sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan. Dia duduk dengan pedagang pulsa yang tinggi jangkung, FARAS. gadis padang yang teramat pintar berdagang. Kami juga tau siapa yang sering menghutang pulsa, siapa lagi kalau bukan gadis berbadan ohwaw, si CELLA, gadis kemayu dan berperasa tapi asli dia baik dan tulus. Kadang yah, dia suka beradu argumen sama gadis wangi sepanjang masa yakni BUNGA. Bunga akan tetap harum, semoga bunga IPA 3 akan harum seperti bunga yang ada. Bunga duduk sebangku sama si acil MALA, ampun yah gadis keturunan aceh ini TOP BANGET deh kalau berteman apalagi kalo dia udah bawa mie aceh, serbuuuu!! Ets, di kelas juga ada anak berprestasi loh, PUTRI L, gadis yang alim dan ramah banget ini masuk loh ke fakultas kedokteran UI, kehidupannya memang patut di contoh yah. Putri juga berkawan baik dengan ICHA, dia peringkat pertama dikelas. Walaupun bentuk tubuh dan suaranya kecil tapi jangan salah potensi akademik dan nonakademiknya dahsyat. Dia duduk sebangku dengan gadis pendiam, NITA. tetapi kalau nita sudah beraksi sebagai paskibraka, heem acungan jempol wajib kita beri kepadanya. Kami suka melihat nita berbincang-bincang dengan gadis mantan wakil ketua osis, siapa lagi kalau bukan jeng IFA. Ifa tutur katanya halus sehingga membuatnya begitu menarik. Ifa berkawan baik dengan LISTYA, gadis penyuka permainan bola basket ini duduk sebangku dengan NISA, gadis sawangan yang aktif di kegiatan pramuka, eh tapi jangan salah dia mampu memikat hati sang ketua marawis loh, si ALAM. Heem, tabuhan-tabuhan marawisnya membuat nisa cenat-cenut tak karuan. Di samping alam ada mas ganteng, namanya RAHMAN. doi yang berperawakan cool ini aslinya teramat friendly loh. Salah satu sahabatnya yaitu LUCKY, pakde adalah sebutan buat cowo pengendara vespa antik ini. Lucky memang beruntung bisa duduk sebangku sama cowo yg tegap dan tinggi. Siapa lagi kalau bukan KANG DENI, sang atlet taekwondo. Didepan deni ada FARHAN, lelaki yang selalu bercanda sama OM NAUFAL. percaya atau tidak, naufal adalah lelaki gendut yang tidak menyukai nasi dan bisa dipastikan kami hampir bosan melihatnya makan mie ayam ketika istirahat. Naufal sering digangguin sama gadis mampang, NENG KIFTI. Gadis yang memiliki hidung mancung bak pinokio ini. Kifti juga bertetangga di mampang sama UNA. gadis alim yang sangat berhati-hati dengan lingkungannya, dia duduk sebangku sama calon mahasiswa IPB, siapa lagi kalau bukan si mungil YURI. Dia kadang suka takut sama NANDA si gadis jutek. Tapi percaya atau tidak kejutekannya membuat dia berciri khas. Nanda bersahabat baik dengan DANIA. gadis berbulu mata lentik ini memiliki bersin yang menggelegar teliga dan jantung sama seperti bersin HANUM, sang bendahara. Hanum suka pusing kalau kita jarang bayar uang kas. Sebelah hanum ada MBA FITRI, gadis tanah ara yang kalau tertawa heeem mengagetkan hati, jiwa dan pikiran. Dia anak yang jail banget apalagi sama FAKHRI, biasa dipanggil pacul. Lelaki yang lucu dan memiliki Ekspresi wajah yang teramat datar. Itulah keunikan sang mantan ketua BOFMAN ini. Percaya atau tidak kami memiliki anak-anak yang eksis disekolah, salah satunya NABIL. Qori terbaik asal sleman ini sangat putih dan bikin gadis-gadis iri melihatnya tapi sayang keberadaannya dikelas bisa kami hitung. Kami juga memiliki gadis bersuara emas yaitu MILA selain suaranya merdu, dia juga cantik dan tak jarang yang mendekatinya. Mila duduk sebangku sama sahabatnya, si VIA. dia juga tak kalah merdu suaranya sama mila. Apalagi pas dia nyanyi lagu mak dekdek. Dahsyat!!!
Dikelas juga ada yang pendiem banget, siapa lagi kalau bukan ALIYAH tapi nasib, aliyah harus duduk sebangku sama gadis cempreng bernama DILLA. Didepan mereka ada PUTRI S, gadis yang selalu menyendiri dan jarang bergabung dengan kami. Ohya, kami juga memiliki gadis pecinta bola, ada INA yang menggilai club PERSIJA ini memiliki teman bernama MAYA. gadis asal pamulang ini bisa mengendarai motor, waw mengerikan sekali. Di pinggir kelas juga ada teman kami bernama DEBBY, gadis yang manis dan baik ini sebangku dengan GHINA, gadis yang selalu tersenyum bila ketemu orang. Oh ya, kami juga memiliki teman lelaki yang teramat tekun dan rajin, siapa lagi kalau bukan HARIS, sang pria yang terkadang galak ini.
Beginilah sekilas kehidupan kami. Akan kami kenang sampai nanti yang tak berujung. Dari mereka kami belajar arti sebuah pertemanan. Terucap syukur karena Allah mempertemukan kami dalam keadaan baik. Love you so much, XII.IPA 3 :D
Disini kami akan bercerita sedikit tentang mereka: teramat syukur karena kami di kirimkan wanita yang begitu keibuan dan baik hati, beliau tanpa bosan membimbing kami dengan ketulusannya, terima kasih ibu YULISNAENI. kami memiliki pemimpin kelas yaitu IBRAHIM. Sosok pria bijaksana, bertanggung jawab walau terkadang kebawelannya melebihi para perempuan tapi kami menyukai caranya. Tak disangka ia mendapatkan benih cinta dan menjatuhkan hatinya kepada gadis lincah dan tak kalah bawelnya, IIK. Dia gadis yang sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan. Dia duduk dengan pedagang pulsa yang tinggi jangkung, FARAS. gadis padang yang teramat pintar berdagang. Kami juga tau siapa yang sering menghutang pulsa, siapa lagi kalau bukan gadis berbadan ohwaw, si CELLA, gadis kemayu dan berperasa tapi asli dia baik dan tulus. Kadang yah, dia suka beradu argumen sama gadis wangi sepanjang masa yakni BUNGA. Bunga akan tetap harum, semoga bunga IPA 3 akan harum seperti bunga yang ada. Bunga duduk sebangku sama si acil MALA, ampun yah gadis keturunan aceh ini TOP BANGET deh kalau berteman apalagi kalo dia udah bawa mie aceh, serbuuuu!! Ets, di kelas juga ada anak berprestasi loh, PUTRI L, gadis yang alim dan ramah banget ini masuk loh ke fakultas kedokteran UI, kehidupannya memang patut di contoh yah. Putri juga berkawan baik dengan ICHA, dia peringkat pertama dikelas. Walaupun bentuk tubuh dan suaranya kecil tapi jangan salah potensi akademik dan nonakademiknya dahsyat. Dia duduk sebangku dengan gadis pendiam, NITA. tetapi kalau nita sudah beraksi sebagai paskibraka, heem acungan jempol wajib kita beri kepadanya. Kami suka melihat nita berbincang-bincang dengan gadis mantan wakil ketua osis, siapa lagi kalau bukan jeng IFA. Ifa tutur katanya halus sehingga membuatnya begitu menarik. Ifa berkawan baik dengan LISTYA, gadis penyuka permainan bola basket ini duduk sebangku dengan NISA, gadis sawangan yang aktif di kegiatan pramuka, eh tapi jangan salah dia mampu memikat hati sang ketua marawis loh, si ALAM. Heem, tabuhan-tabuhan marawisnya membuat nisa cenat-cenut tak karuan. Di samping alam ada mas ganteng, namanya RAHMAN. doi yang berperawakan cool ini aslinya teramat friendly loh. Salah satu sahabatnya yaitu LUCKY, pakde adalah sebutan buat cowo pengendara vespa antik ini. Lucky memang beruntung bisa duduk sebangku sama cowo yg tegap dan tinggi. Siapa lagi kalau bukan KANG DENI, sang atlet taekwondo. Didepan deni ada FARHAN, lelaki yang selalu bercanda sama OM NAUFAL. percaya atau tidak, naufal adalah lelaki gendut yang tidak menyukai nasi dan bisa dipastikan kami hampir bosan melihatnya makan mie ayam ketika istirahat. Naufal sering digangguin sama gadis mampang, NENG KIFTI. Gadis yang memiliki hidung mancung bak pinokio ini. Kifti juga bertetangga di mampang sama UNA. gadis alim yang sangat berhati-hati dengan lingkungannya, dia duduk sebangku sama calon mahasiswa IPB, siapa lagi kalau bukan si mungil YURI. Dia kadang suka takut sama NANDA si gadis jutek. Tapi percaya atau tidak kejutekannya membuat dia berciri khas. Nanda bersahabat baik dengan DANIA. gadis berbulu mata lentik ini memiliki bersin yang menggelegar teliga dan jantung sama seperti bersin HANUM, sang bendahara. Hanum suka pusing kalau kita jarang bayar uang kas. Sebelah hanum ada MBA FITRI, gadis tanah ara yang kalau tertawa heeem mengagetkan hati, jiwa dan pikiran. Dia anak yang jail banget apalagi sama FAKHRI, biasa dipanggil pacul. Lelaki yang lucu dan memiliki Ekspresi wajah yang teramat datar. Itulah keunikan sang mantan ketua BOFMAN ini. Percaya atau tidak kami memiliki anak-anak yang eksis disekolah, salah satunya NABIL. Qori terbaik asal sleman ini sangat putih dan bikin gadis-gadis iri melihatnya tapi sayang keberadaannya dikelas bisa kami hitung. Kami juga memiliki gadis bersuara emas yaitu MILA selain suaranya merdu, dia juga cantik dan tak jarang yang mendekatinya. Mila duduk sebangku sama sahabatnya, si VIA. dia juga tak kalah merdu suaranya sama mila. Apalagi pas dia nyanyi lagu mak dekdek. Dahsyat!!!
Dikelas juga ada yang pendiem banget, siapa lagi kalau bukan ALIYAH tapi nasib, aliyah harus duduk sebangku sama gadis cempreng bernama DILLA. Didepan mereka ada PUTRI S, gadis yang selalu menyendiri dan jarang bergabung dengan kami. Ohya, kami juga memiliki gadis pecinta bola, ada INA yang menggilai club PERSIJA ini memiliki teman bernama MAYA. gadis asal pamulang ini bisa mengendarai motor, waw mengerikan sekali. Di pinggir kelas juga ada teman kami bernama DEBBY, gadis yang manis dan baik ini sebangku dengan GHINA, gadis yang selalu tersenyum bila ketemu orang. Oh ya, kami juga memiliki teman lelaki yang teramat tekun dan rajin, siapa lagi kalau bukan HARIS, sang pria yang terkadang galak ini.
Beginilah sekilas kehidupan kami. Akan kami kenang sampai nanti yang tak berujung. Dari mereka kami belajar arti sebuah pertemanan. Terucap syukur karena Allah mempertemukan kami dalam keadaan baik. Love you so much, XII.IPA 3 :D
ketika
Ketika kurasa ada kejanggalan dari semua perkataannya.
Ketika kurasa ada rasa ngilu di semua perbuatannya.
Ketika kurasa ada kemunafikan dari kedatangannya.
Ketika kurasa ada kebencian dari kisahnya.
Ketika kurasa ada kesinisan dari perasaannya.
Seketika itu kurasa ada kasih tulus yang tak bisa ku pungkiri kalau itu ada dibalik tirai kedustaan
Ketika kurasa ada rasa ngilu di semua perbuatannya.
Ketika kurasa ada kemunafikan dari kedatangannya.
Ketika kurasa ada kebencian dari kisahnya.
Ketika kurasa ada kesinisan dari perasaannya.
Seketika itu kurasa ada kasih tulus yang tak bisa ku pungkiri kalau itu ada dibalik tirai kedustaan
Subscribe to:
Comments (Atom)
