Sunday, March 27, 2011

Doa Cinta

Aku yang kala itu sedang bertengkar dengan pasanganku, dan bergegas jalan karena tak ingin terlihat menangis. Terlihat seorang gadis kecil menghampiriku.
"mengapa kaka bertengkar? Bukankan kita tidak boleh bertengkar?"
aku yang sesaat itu ingin meneteskan airmata malah tersenyum melihat gadis itu.
"kita tidak bertengkar, kami hanya berbeda pendapat, adik kecil" kataku dan membungkukan badanku dan mengelus dagu mungilnya.
"kaka berpacaran ya?" tanyanya lugu.
"sstt, tau apa kamu tentang pacaran?" tanyaku senyum.
"yang aku tau, kalian para orang dewasa memadu kasih!"
"kamu masih blm cukup umur untuk mengetahui hal ini, rmhmu dimana? Ayo aku antar pulang" kataku ramah.
"knp aku harus mengetahuinya saat aku dewasa? Saat ini aku sudah mengerti itu semenjak aku ditinggal mamah, ayahku sering gonta-ganti pasangan, dia menyebutnya PACAR dan aku kecewa karena ayah tidak setia pada mamah, padahal mereka cinta mati, pasti dialam sana mamah ikut bersedih"
aku terdiam mendengar ucapannya, dia melihat ini dibalik sisi lugunya seorang anak.
"adik, dengar kaka. Sesering apapun seseorang berganti pasangan, percaya hanya ada 1 bintang yang bersinar terang dihatinya. Begitu juga ayahmu yang mencintai mamahmu. Posisi mamahmu tidak bisa diganti. Percayalah! Biarlah ayah mendoakan mamahmu dengan cintanya" anak itu menunduk dan memelukku.
"berarti aku akan bahagia bila mereka masih menyimpan cintanya" sambung anak itu.

No comments:

Post a Comment