Sunday, April 10, 2011

my best last

aku bercerita tentang mereka yang selama ini menghiasi hampir diseluruh kehidupanku. aku teramat senang sempat bersua dibumi yang ku pijak dan melongok bersama orang-orang yang begitu aku banggakan. mereka tidak satu rahim denganku. tidak pula sepersusuan dan tidak pula sedarah sedaging denganku. kami terlahir dari sperma dan sel telur yang berbeda. akan tetapi kami dipertemukan dengan ruang yang teramat unik untuk dimasuki. takdir ilahi begitu besar. kami saling menyayangi. berbagi kebahagiaan ataupun gundah. selama aku hidup 18 tahun, mereka adalah orang lain yang terindah yang pernah merelungkan keberadaaanku.

Namanya Dania Athiyah. dia anak kedua dari tiga bersaudara. aku bertemu dengannya ketika aku menjama bangku 3 smp. awalnya kami tidak saling kenal. tak pernah bertegur sapa. semua bermula ketika dia duduk dibelakangku. secara tidak langsung kami sering berinteraksi. bercerita dengannya sangat membuat ku terkesima dan begitu larut mendengarkan ceritanya.
kini kami, sudah duduk dibangku SMA, aku sekelas dengannya bahkan dia duduk disebelahku. banyak cerita yang selalu kita gulirkan. bahkan ketika jam pelajaran kami sering tertawa, walau hanya dengan lirikan mata. tidak sedikit yang mengatakan kami mirip. mungkin karena seringnya kami bersama sehingga wajah kami dapat tersarukan. yang aku suka darinya dia dengan mudah menghilangkan rasa sakitnya yang tertusuk dari orang-oranng terdekatnya. dania teramat cantik. walau terkadang ia cuek dan teamat khas sifat yang ia miliki. melalui dirinya aku bisa banyak memetik pelajaran berharga. aku senang mengenalnya. terima kasih untuknya yang selalu memiliki waktu ketika aku merasa pilu, senang dan dalam berbagai keadaan. aku senang dapat mengenal dirimu. terucap syukur karena tuhan memperkenalkanmu denganku. walau mungkin terkadang kami sering bertengkar, tapi aku yakin kami hanya bercekcok sebentar kemudian akan kembali seperti sediakala. terima kasih dania athiyah :)

Trilarasati adalah sahabatku. kami berteman ketika kami duduk dibangku 2 SMP. dia anak terakhir dari 3 bersaudara. dia adalah gadis pendiam tetapi tetap tegar didalam himpitan masalahnya. dia memiliki senyum yang manis dan akan terkesima ketika melihatnya.
kini dia bersekolah disalah satu SMK didaerah Jakarta mengambil jurusan multimedia. dia selalu memberikan ketenangan dan menghilangkan sejenak masalahku. rumahnya terkadang menjadi tempat dimana kami bertemu. kami memang jarang bertemu tapi kami selalu menyempatkan untuk tetap bertemu.
parasnya lugu dan misterius dan terkadang susah untuk di tebak. dia memberikan banyak pelajaran kehidupan. kesederhanaannya yang membuatku salut dan senang ada didekatnya. terima kasih untuk cerita dan pengalaman bersama. aku senang dapat mengenalmu sejauh ini. aku berterima kasih kepadamu yang dapat memberikan kisah yang hampir sempurna. terima kasih trilarasati :)

Fitrianisya Wahyu Intan Pandini adalah sosok sahabat yang pertama kali mengajarkanku bagaimana menjadi seorang sahabat yang baik. dia wanita yang lemah lembut dan membuatku nyaman didekatnya. dia anak tertua dan memiliki 3 orang adik. bersahabat dengannya, membuatku teramat istimewa. dia memberika pelajaran ketika aku masih sangat polos dalam memilah teman. dia yang membuatku paham bagaimana menyelesaikan masalah pertemanan. bagaimana ada disaat butuh. bagaiman tidak melupakan teman lama ketika ada teman baru yang mendekati. aku sangat senang mengenalnya. apalagi mengenal keluarganya yang membuatku merasa ada dilingkungan orang yang sabar. dia wanita yang cukup tegar. sekarang kami berbeda sekolah. rumah kami juga cukup jauh. waktu yang terkadang membiarkan kami tidak bersua. terimasih Intan, takkan terlupa pelajaran yang sudahku petik darimu. aku terucap syukur sempat dekat denganmu bahkan sampai saat ini kita masih bisa menjaga komunikasi. terimakasih intan :)

Nuraida Syarah, wanita kuat dan tidak seperti wanita lainnya. dia sahabatku yang beda dengan yang lain. dia menyukai sesuatu yang mungkin kebanyakan disukai oleh kebanyakan lelaki. dia sangat ramah dan mengerti keberadaan sahabatnya. dia selalu peduli dengan sahabatnya dan selalu meluangkan waktu untuk bertemu dengan sahabatnya. sesibuk apapun ia masih sempat menyisakan waktu untuk sahabatnya. senang berkenalan dengannya. dia juga wanita mandiri. perkenalan kami bermula saat kami satu kelas di SMP. ketika itu dia duduk bersama intan. dari sanalah kami mulai dekat dan mulai peduli satu sama lain. tetap menjadi sarah yang seperti ini. aku senang dapat mengenalmu. menjadi banyak karakter sahabatku yang aku temui. aku bangga dengan kehadiranmu. aku bangga karena kau terlihat memiliki prinsip. tak pernah kau menyakiti siapapun terlalu jauh. aku pun senang dapat bersua dengan keluarganya. aku sangat diterima oleh keluarganya. aku nyaman ada disekitar kalian. terima kasih lala, sudah menjadi sahabatku selama ini :)

Ian Sukma Wijaya adalah satu-satunya sahabat lelaki terdekatku yang masih bertahan hingga detik ini. dia anak pertama dari dua bersaudara. sahabatku yang satu ini teramat unik. dia tidak menyukai makanan pokok masyarakat kita, yaitu nasi. entah mengapa ia tidak meyukai nasi. memang lucu untuk diingat. dia adalah teman yang ketika aku salah dan berani menyalahkanku dan sebaliknya. aku merasa memiliki saudara laki-laki yang selalu mengingatkan, menemani dan berbagi ketika bersama. walupun terkadang ketika kita ingin berkumpul bersama dia terkadang tidak hadir dengan alasan yang bermacam-macam tetapi kami mencoba mengerti karena dia seorang lelaki yang mempunyai dunia berbeda dengan kita. aku senang sekali ada seorang laki-laki yang bisa menjaga kami dan kami selalu mendapatkan informasi tentang lelaki dari dirinya. terima kasih untuk Tuhan yang mengirimkan ian dan siap menjadi temanku sampai sekarang. terima kasih ian sukma wijaya :)




teruntukmu sahabat..

maafkan segala khilaf yang pernah ku perbuat.
maafkan segala cara yang ku tunjukan.
maafkan aku yang tak mampu menjadi yang kalian mau.
maafkan aku yang membuat emosi disegala kesempatan.
maafkan kelalaianku.
maafkan ketidaktahuanku.
maafkan ketidaklancanganku pernah mencampuri urusan kalian
maafkan aku yang terkadang tidak menyempatkan waktu.
terima kasih karena kalian bersamaku.
terima kasih atas catatan kita.
terima kasih memberikanku kesempatan untuk mengenal kalian.
terima kasih samai detik ini bersedia menemaniku
terima kasih telah mengukirku dihidup kalian.
terima kasih....
aku menyayangi kalian :)

No comments:

Post a Comment